Mencoba Suara Clean Guitar Virtual di Sibelius
Post 37
Untuk Pengguna Avid - Sibelius
Dalam perangkat lunak Sibelius, menyiapkan virtual instrument memang cukup penting, terutama kalau ingin playback notasi terasa lebih hidup.
Untuk suara gitar elektrik clean, saya cukup suka menggunakan plugin VST:
* Ilya Efimov - TC Electric Guitar
Menurut saya karakter suaranya cukup realistis, terutama untuk:
* rhythm guitar ringan
* comping
* atau petikan clean sederhana.
Dan menariknya, kadang perubahan kecil pada karakter suara gitar bisa langsung mengubah suasana keseluruhan musik.
Tentang Memilih VST
Memilih VST itu kadang mirip seperti mencari jodoh.
Harus benar-benar cocok dengan:
* telinga
* karakter musik
* dan kenyamanan saat dipakai.
Karena belum tentu plugin yang mahal atau populer langsung terasa cocok untuk semua orang.
Kadang justru plugin sederhana yang paling sering dipakai karena:
* workflow-nya nyaman
* suaranya pas
* atau sudah terlalu akrab di telinga.
Dan menurut saya dunia virtual instrument memang cukup personal seperti itu.
Tentang Rhythm Guitar
Kalau diperhatikan dalam formasi band:
* rhythm guitar
sebenarnya punya peran yang cukup penting.
Walaupun sering tidak terlalu menonjol seperti solo gitar, rhythm justru sering menjadi:
* pengisi ruang
* penjaga groove
* dan penambah energi lagu.
Kadang pola strumming sederhana justru lebih mudah “menempel” di kepala dibanding permainan yang terlalu rumit.
Orang sekarang sering menyebutnya:
* earworm
lagu atau ritme yang terus teringat walaupun musiknya sudah selesai diputar.
Mulai dari General MIDI
Tips kecil dari saya:
sebelum memakai VST berat, coba jalankan dulu menggunakan:
* General MIDI
Menurut saya ini cukup membantu terutama pada komputer atau laptop yang tidak terlalu kuat.
Karena project bisa dipreview lebih ringan sebelum masuk ke virtual instrument yang lebih kompleks.
Dan kadang proses sederhana seperti ini justru membuat workflow terasa lebih nyaman dibanding langsung memaksakan plugin berat sejak awal.
Tentang Latihan Rhythm
Saya membuat contoh rhythm strum gitar yang cukup sederhana.
Tidak terlalu rumit, tetapi tetap mencoba menjaga feel iramanya.
Karena menurut saya membuat rhythm guitar itu bukan hanya soal:
* ketukan
* atau banyak chord
tetapi juga soal rasa timing dan groove.
Dan seperti biasa:
semakin sering latihan,
biasanya tangan dan telinga mulai terbiasa menentukan ritme yang terasa enak.
Tentang MIDI dan Playback
Menariknya lagi, file MIDI sebenarnya hanya berisi data permainan.
Tetapi ketika diproses melalui VST, hasilnya bisa terasa jauh lebih hidup.
Mungkin itu juga alasan kenapa dunia notasi musik digital cukup menyenangkan:
karena partitur yang diam perlahan bisa berubah menjadi musik yang benar-benar terdengar.
Karena kadang proses belajar musik justru paling enak ketika:
* mendengar
* melihat notasi
* lalu mencoba memainkannya sendiri.
Selamat bersenang-senang dengan musik kamu dan Sampurasun!
Comments
Post a Comment