Menggunakan Green Screen di Premiere Pro untuk Chroma Keying
Post 32
Untuk Pengguna Adobe - Premiere Pro
Bahan kain seperti spunbond ternyata cukup sering digunakan sebagai green screen sederhana untuk kebutuhan:
* video
* fotografi
* bahkan konten rumahan
Dan menariknya, warna hijau masih menjadi pilihan paling umum dalam proses chroma keying.
Kemungkinan besar karena warna hijau cukup kontras dengan warna kulit manusia dan jarang digunakan sebagai warna utama pada objek.
Akibatnya, software editing lebih mudah memisahkan objek dari latar belakang.
Tentang Green Screen dan Chroma Keying
Dalam dunia editing video, proses menghilangkan latar hijau biasa disebut:
* Chroma Keying
Teknik ini memungkinkan objek dipindahkan ke:
* pemandangan lain
* studio virtual
* animasi
* atau background video apa saja
Dan menurut saya bagian paling menarik dari green screen adalah ilusi visualnya.
Karena sebenarnya objek masih berada di ruangan biasa, tetapi setelah proses editing selesai, hasilnya bisa terlihat seperti berada di tempat yang sama sekali berbeda.
Hal yang Sering Terlupakan Saat Menggunakan Green Screen
Walaupun terlihat sederhana, penggunaan green screen ternyata cukup sensitif terhadap beberapa hal kecil.
Misalnya:
* kain kusut
* lipatan
* pencahayaan tidak rata
* atau jarak objek terlalu dekat ke background
Hal-hal seperti ini sering membuat proses chroma key menjadi lebih sulit.
Kadang warna hijau memang berhasil hilang, tetapi muncul noise tipis atau cahaya hijau di sekitar objek.
Dan menurut saya di situlah proses editing mulai terasa lebih teknis dibanding sekadar “menghapus warna hijau”.
Membuat Sequence di Premiere Pro
Setelah membuka:
Adobe Premiere Pro
buat sequence baru melalui:
* File
* New
* Sequence
Pada bagian:
* Settings
pilih:
* Editing Mode
Saya biasanya menggunakan:
* HDV 720p
* ukuran 1280 x 720
Ukuran ini masih cukup nyaman untuk editing ringan maupun upload video standar.
Mengimpor Background dan Video Green Screen
Import video background lalu drag ke timeline.
Biasanya akan muncul:
* Clip Mismatch Warning
Pilih:
* Keep Existing Settings
Setelah itu import video objek yang menggunakan green screen ke timeline di atas background.
Di titik ini biasanya timeline mulai terbagi menjadi:
* V untuk video
* A untuk audio
Dan menurut saya Premiere cukup nyaman digunakan karena pemisahan seperti ini membuat proses editing terasa lebih rapi.
Menggunakan Ultra Key
Masuk ke:
* Effects
* Video Effects
* Ultra Key
Lalu drag efek:
* Ultra Key
ke video green screen.
Pada panel:
* Effect Controls
klik ikon eyedropper lalu pilih area hijau pada monitor preview.
Dan biasanya di sinilah momen yang cukup menyenangkan:
warna hijau langsung hilang dan objek mulai terlihat “masuk” ke background baru.
Walaupun sebenarnya prosesnya hanya menghapus satu warna tertentu, hasil visualnya bisa terasa cukup magis ketika pertama kali berhasil.
Mengecek Noise dan Green Spill
Untuk mengecek hasil keying:
ubah:
* Output
menjadi:
* Alpha Channel
Jika background berubah hitam, berarti area tersebut sudah transparan.
Tetapi kadang masih muncul:
* noise putih halus
* atau green spill di sekitar objek
Bagian ini cukup umum terutama kalau pencahayaan green screen kurang rata.
Untuk memperbaikinya:
* gunakan Matte Cleanup
* dan Matte Correction
yang ada pada pengaturan Ultra Key.
Menurut saya bagian ini sebenarnya cukup penting karena hasil chroma key yang bagus bukan hanya soal background hilang, tetapi juga soal tepi objek terlihat bersih dan natural.
Tentang Green Spill
Green spill biasanya muncul ketika cahaya hijau memantul ke tubuh atau objek.
Akibatnya, pinggiran objek terlihat sedikit kehijauan.
Dan menariknya, masalah seperti ini justru sering lebih terlihat setelah proses editing selesai dibanding saat proses shooting berlangsung.
Karena itu banyak studio menjaga:
* pencahayaan
* jarak objek
* dan posisi background
dengan cukup serius.
Penutup
Sekarang penggunaan green screen sudah jauh lebih umum dibanding dulu.
Bahkan aplikasi ponsel pun banyak yang sudah memiliki fitur chroma key otomatis.
Tetapi menurut saya memahami proses dasarnya tetap menarik, karena dari sini kita mulai mengerti bagaimana video bisa menciptakan ilusi tempat dan suasana yang sebenarnya tidak ada saat pengambilan gambar.
Selamat mengedit dan Sampurasun!
Comments
Post a Comment