Membuat Karaoke Unik di Camtasia

Post 41

Untuk Pengguna TechSmith - Camtasia

Pernah merasa jadi penyanyi terkenal saat sendirian di kamar mandi?
Mulai dari lagu galau, dangdut koplo, sampai rock penuh penghayatan, semuanya terasa seperti konser besar meskipun penontonnya cuma ember dan sabun mandi.

Nah, kali ini kita coba sedikit naik level. Bukan cuma nyanyi di depan cermin, tapi membuat video karaoke sendiri menggunakan Camtasia.

Mungkin ada yang berpikir:

“Bukannya Camtasia itu software buat rekam layar?”

Betul!
Tapi justru di situlah serunya. Kadang software yang tidak dibuat khusus untuk karaoke malah bisa dipakai untuk hal-hal kreatif dan unik.

Bayangkan lagu favorit kamu tampil dengan lirik berjalan sendiri seperti video karaoke di YouTube. Tinggal tambah sedikit penghayatan, lalu jadilah konser pribadi versi digital.

Mulai Membuat Karaoke

Pertama, impor dulu video musik atau backing track ke linimasa Camtasia.

Kalau audio dan gambar/video masih terpisah, cukup letakkan:

* audio di track pertama,
* lalu video atau gambar di track kedua.

Setelah itu siapkan lirik lagu menggunakan notepad agar lebih mudah disalin.

Salin teks lirik lalu tempelkan ke track bagian atas video. Biasanya teknik karaoke sederhana memakai dua lapisan teks:

* teks utama,
* dan teks highlight yang bergerak mengikuti lagu.

Supaya lebih mudah dibedakan, beri warna berbeda pada teks highlight tersebut.

Selanjutnya pilih Crop Tool di atas monitor preview. Seret area crop ke bagian awal teks agar efek highlight nanti terlihat seperti berjalan mengikuti lirik.

Sekarang masuk ke tab:
Animation > Custom

Lalu seret efek Custom Animation ke track teks highlight tadi.

Atur panjang animasi mengikuti irama lagu menggunakan playhead. Bagian ini memang butuh sedikit kesabaran. Kadang satu kalimat harus diatur beberapa kali supaya sinkron dengan musik.

Ulangi langkah yang sama untuk lirik berikutnya sampai seluruh lagu selesai.

Sedikit Tips Santai

Kalau hasil pertama masih berantakan, santai saja.
Membuat karaoke memang sering bikin kita:

* maju mundur playhead,
* salah timing,
* atau tiba-tiba ikut nyanyi sendiri sampai lupa editing.

Coba gunakan lagu yang temponya pelan terlebih dahulu supaya lebih mudah mengatur sinkronisasi teks.

Dan jangan takut bereksperimen dengan warna teks, background, atau efek transisi kecil agar video terasa lebih hidup.

Kalau semuanya sudah selesai, tinggal render videonya dan siap dipamerkan ke media sosial… atau minimal jadi hiburan pribadi saat bosan.

Selamat mencoba dan selamat menikmati konser kamar mandi versi digital!

Sampurasun!

Comments

Popular Posts

Optical Flares Burek dan Membuatnya Transparan

Background Video di Cartoon Animator

VST Plugin MT Power Drum Kit 2