Cara Mudah Membuat Objek Melesat di After Effects

Post 15

Untuk Pengguna Adobe - After Effects

Perangkat lunak pengeditan video itu seperti tempat bermain bagi kreativitas kita, terutama saat kita ingin membuat sesuatu yang cepat dan buram. 

Tentu, kita semua sudah sering melihat video yang dipercepat, tetapi bagaimana jika saya katakan bahwa menambahkan sentuhan blur bisa membuatnya lebih menarik atau dramatis? Bayangkan melihat baling-baling pesawat berputar atau roda kendaraan berlari dengan cepat - itulah jenis drama yang ingin kita bicarakan.

Dalam postingan ini saya coba membahas cara membuat efek "The Flash" di After Effects.
  • Buka After Effects dan buat komposisi baru dengan mengklik "New Composition..." di menu, atau gunakan pintasan "Ctrl + N".
  • Pergi ke tab "Project", impor berkas video Anda dengan menggunakan "Ctrl + I". Dalam tutorial saya mengimpor dua berkas video.
  • Seret berkas video tersebut ke panel lapisan di sebelah linimasa. Saat Anda menambahkan berkas, mereka akan muncul di sebelah kanan linimasa. Untuk melihat pratinjau video Anda di linimasa, cukup tekan tombol spasi atau klik dan tahan tombol kiri mouse untuk memutarnya dari playhead.
  • Sekarang, mari kita periksa video di linimasa. Pastikan Anda telah memutuskan bagian mana yang akan diberi efek, yang akan mendapatkan efek cepat, dan yang akan kembali normal. Dalam hal ini, kita akan membuat tiga segmen dalam satu linimasa.
  • Untuk setiap segmen, pergilah ke "Edit" > "Split Layer," atau gunakan pintasan "Ctrl + Shft + D".
  • Pilih segmen kedua yang ingin Anda berikan efek kecepatan, klik kanan, dan pilih "Time > Time Stretch...". Kotak dialog time stretch akan muncul. Cukup ketik faktor peregangan dalam kotak "Stretch Factor", dengan "100%" sebagai default. Semakin kecil persentase peregangan, semakin pendek linimasanya. Dalam tutorial video, saya menggunakan persentase antara 15% hingga 20%., Klik "OK". Anda akan melihat linimasa memendek, dan saat Anda memutarnya, objek Anda sudah bergerak sangat cepat.
  • Sekarang, seret segmen ketiga dari linimasa (di atas) ke awal segmen yang sudah diregangkan tadi. Pastikan itu sejajar dengan sempurna.
  • Pilih segmen linimasa yang telah Anda rentangkan sebelumnya, dan pergilah ke panel "Effects & Presets" di sebelah kanan. Karena ada banyak pilihan, ketik "CC Force Motion Blur" dalam kotak pencarian. Anda akan melihat ikon efek; seret itu ke monitor atau panel paling kiri di linimasa.
  • Dengan lapisan kedua masih dipilih, klik segitiga menghadap kanan ▶ Effects ▶ CC Force Motion Blur. Ubah nilai "Motion ... Samples Override Shutter" menjadi 255 (maksimum) dan biarkan "On" (default). Untuk "Shutter Angle", pilih sekitar 1330, atau sesuaikan berdasarkan selera Anda terhadap keburaman.
  • Untuk klip kedua dalam video, proses dari awal hingga perpendekan linimasa sama. Tetapi saat menerapkan efek untuk mencocokkan dengan klip pertama, cukup salin efek "CC Force Motion Blur" ke klip kedua. Pilih "CC Force Motion Blur", tekan "Ctrl + C", dan kemudian tempelkan ke klip kedua dengan "Ctrl + V".
  • Catatan singkat tentang penempatan linimasa: Pastikan setiap segmen dalam setiap lapisan dan linimasa sejajar dengan sempurna di awal dan akhir setiap linimasa.
Dengan semua langkah-langkah ini, Anda bisa menciptakan efek yang benar-benar epik seperti para 'speedster epic'!

Istilah "speedster epic" adalah istilah yang menggambarkan karakter atau objek dalam video yang memiliki kemampuan super cepat, mirip dengan tokoh superhero "The Flash". Istilah ini digunakan untuk menyoroti tingkat kecepatan yang luar biasa dan dramatis yang dapat dihasilkan dalam video dengan efek kecepatan seperti yang kita bahas.📝


Untuk penjelasan lebih mendalam, mari kita lihat prinsip matematika di balik efek kecepatan dan buram ini. Ketika objek bergerak cepat, efek buram (motion blur) terjadi karena pergerakan objek selama eksposur kamera. Secara matematis, buram dapat dijelaskan dengan menggunakan integral dari posisi objek terhadap waktu. Misalkan posisi objek sebagai fungsi waktu adalah \(x(t)\). Buramnya posisi \(B\) selama interval waktu \(T\) dapat dinyatakan sebagai:
\[ B = \frac{1}{T} \int_0^T x(t) \, dt \]
Di After Effects, buram ini dimodelkan oleh "Shutter Angle" dan "Motion Samples", yang menentukan seberapa banyak pergerakan yang ditangkap selama periode eksposur.

Barangkali, Anda bisa simak tutorial praktisnya di video ini.......... Ciptakan efek speedster epic itu dan nikmati kehebatan visualnya! Anda!

Selamat bersenang-senang dengan petualangan pengeditan video, semangat berkarya dan Sampurasun!

Comments

Popular Posts

Cara Buat Mutiara di Photoshop

Membuat Vokal Seperti di Dalam Air di Audition

VST Plugin MT Power Drum Kit 2